Peluang dan potensi burung liar dalam penyebaran New Castle Disease di Sulawesi Selatan

Burung liar banyak dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan di dalam masyarakat, karena suaranya indah, suara menirukan ucapan manusia, dan kepentingan budaya serta acara ritual keagamaan. Penangkapan burung liar telah menjadi ancaman dalam penyebaran Newcastle disease (ND)te rhadap peternakan komersial. Tujuan penelitian ini adalah menentukan tingkot prevalensi antibodi ND pada populasi burung liar yang disampling, melakukan isolasi dan identifikasi virus ND dari spesimenlswab, melakukan karakterisasi sifat patogenitas isolat virus yang diperoleh secara invivo pada anak ayam dan telur berernbrio Speczfic Pathogen Free, melakukan karakterisasi moiekuler isolate virus ND yang telah diketahui sifat biologiknya dan inelakukan risk analisis terhadap kejadian ND pada burung liar

Sumber: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/47774

Opini Kondisi Pertanian dan Produk Unggulan di Kabupaten Takalar

Takalar, mungkin kebanyakan orang masih belum tahu takalar itu dimana. Yah takalar merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan, memang rata-rata orang Jawa taunya Sulsel itu cuma Makassar, tapi walaupun harus bersusah payah menerangkan takalar itu dimana, tapi toh itu merupakan suatu kebanggan bisa mengenalkan daerah tempat tinggalku ke teman-teman yang lain. Mulai dari mengenalkan makanan khasnya, kebudayaan sampai ke pertanian di daerah takalar.

Menurutku, walaupun takalar bukan tergolong daerah yang cukup maju, tapi pertanian di daerah takalar bisa dibanggakan, masyarakatnya juga tergolong makmur biarpun mereka hanya bekerja sebagai petani saja.

Pertanian di kabupaten Takalar itu di dominasi oleh padi, sawah membentang luas dari ujung ke ujung perbatasan Takalar, sejauh mata memandang sawah berjejer rapi di samping kiri-kanan jalan, pokoknya asri deh, banggalah memiliki daerah yang masih alami dibanding teman teman di IPB dari daerah lain yang daerahnya padat penduduk dan sudah sulit menemukan pertanian apa yang harus ditulis.

Di Takalar juga orang-orangnya memiliki kebisaan unik, yaitu arisan beras, ya, biasanya arisan itu berupa sejumlah uang, tapi uniknya arisan ini berupa sejumlah beras yang di kumpulkan setiap panen. Ini menunjukkan bahwa hanya dengan pertanian padi saja masyarakat Takalar sudah bisa hidup makmur, beda dengan daerah lain, yang diberitakan kekurangan beras atau gagal panen karena kemarau panjang ataupun banjir yang melanda pertanian mereka, bahkan mirisnya lagi saking kurang kondusifnya pertanian di daerah mereka ada yang sampai memakan nasi aking, nasi yang sudah mengeras dan dimasak lagi.

Iklim di Takalar memang cukup bersahabat dan kalau kemarau panjang datang semuanya beralih menanam kacang hijau, urusan beras bukanlah masalah karena sudah di siapkan lumbung-lumbung untuk menampung beras dari jauh-jauh hari, ini menjadikan daerah takalar siap dari segi pertanian dalam menghadapi setiap musim yang ada .

Kondisi teknologi pertanian di Takalar memang belum cukup maju, tapi boleh dikata sudah mumpuni, system pengairan sawah juga sudah ditata sedemikian rupa sehingga sawah-sawah di daerah takalar tidak keleihan ataupun kekurangan air. Teknologi yang digunakan juga sudah cukup mumpuni dalam pertanian seperti penggunaan bajak mesin dan pompa air.

Tak cuma terbatas di padi saja pertanian takalar juga terkenal dengan tebu dan jagungnya, salah satu perusahaan yang terbilang besar di Takalar itu adalah pabrik gula takalar, yang memiliki lahan yang sangat luas bahkan pernah menjadi sorotan saat sebahagian lahannya menjadi sengketa antara warga asli dan pihak perusahaan, saking luasnya ada beberapa lahan kosong yang sampai saat ini menjadi salah satu sirkuit dalam balap mobil rally internasional, dan hampir tiap minggu berpuluh-puluh mobil pengangkut tebu berlalu lalang di daerah membawa tebu untuk diproses menjadi gula.

Dan pertanian unggulan yang lain di takalar adalah jagung, kalau berkunjung ke Takalar tak lengkap rasanya jika tidak membeli jagung masak khas takalar, semua pelancong yang datang atau sekedar lewat biasanya menyempatkan diri untuk membeli jagung hasil pertanian daerah ini.

Di Takalar juga selain tiga produk unggulan di atas masih banyak pertanian-pertanian yang lain mulai dari buah-buahan dan sayur-sayuran. Tapi biasanya perkebunan buah dan sayur ini masih secara tradisional dan mungkin juga hanya mengandalkan alam, maksudnya mengambil yang sudah ada saja tanpa perlu melakukan prosedur pertanian. Inilah yang menjadi motivasi para putra dan putri daerah untuk memajukan pertanian daerah agar masyarakat di Takalar bisa lebih maju lagi.

Seiring perkembangan waktu pertanian di daerah takalar terus maju walaupun tergolong lambat, tapi yang mengkhawatirkan yaitu pertumbuhan penduduk yang terus melunjak sehingga mengakibatkan lahan-lahan sawah mulai berkurang digantikan dengan pmbangunan rumah-rumah penduduk yang baru.

Secara keseluruhan pertanian di Takalar sudah cukup maju walaupun perkembangannya belum maksimal, tapi dengan keadaan pertanian sekarang saja masyarakat takalar sudah makmur, walaupun perkembangan penduduk sudah mulai menggantikan lahan lahan pertanian di daerah. Terima Kasih